Sudah sadar atau tidak terlalu memikirkan ? Sampai sekarangpun aku masih mengkhawatirkan hal itu. Aku sudah menginjak umur 24 tahun, selama ini aku hanya berjalan layaknya air yang mengikuti kemana arah jalan yang terbentuk, jalan lurus dia akan lurus, jalan belok dia akan belok, jalan bercabang dia akan berpencar, tidak akan ke atas dan tidak akan melawan arah kecuali memang ada tekanan kuat yang mendorong atau menariknya.
Belum mengerti makna hidup, makna kehidupan, untuk apa kita hidup, untuk siapa kita hidup, harus melakukan apa kita hidup semua itupun menjadi kerikil ganjalan yang mungkin tidak pernah aku hiraukan selama ini. Yang kurasakan selama ini adalah betapa sulitnya menjalani hidup, betapa susahnya menjalani hidup. Penuh dengan lubang, penuh dengan ganjalan bahkan tanjakan yang harus kita lalui. Sulit bukan berarti membuatku untuk berhenti tanpa melangkah. Sedikit kesadaran yang Alhamdulillah masih ada dalam pikiranku yaitu "ini adalah kehendak-Nya dan kita harus menjalani", mungkin itu yang mampu ndorongku untuk hidup sampai sekarang ini.
Nah..., sekarang untuk apa kita hidup...??? untuk makankah, untuk minumkah, untuk bermainkah, untuk sekolahkah, untuk menyembah-Nya kah, untuk tidurkah, atau........ "hidup ya hidup". Kalo menurut saya pribadi sih, hidup ya untuk semuanya itu, hidup adalah untuk bersosialisasi, hidup untuk menyembah-Nya. Dan yang paling penting adalah hidup untuk supaya bermanfaat bagi kehidupan.
Mungkin disini saya hanya ingin menggaris bawahi atau lebih menekankan pada poin terakhir yang saya sebutkan di atas yaitu "hidup untuk bermanfaat bagi kehidupan" kehidupan orang banyak tentunya. Karena, apabila kita mencapai poin tersebut pasti kedamaian sejati akan kita raih. Namun apakah aku, kalian bisa hidup untuk bermanfaat bagi kehidupan...???
Belum mengerti makna hidup, makna kehidupan, untuk apa kita hidup, untuk siapa kita hidup, harus melakukan apa kita hidup semua itupun menjadi kerikil ganjalan yang mungkin tidak pernah aku hiraukan selama ini. Yang kurasakan selama ini adalah betapa sulitnya menjalani hidup, betapa susahnya menjalani hidup. Penuh dengan lubang, penuh dengan ganjalan bahkan tanjakan yang harus kita lalui. Sulit bukan berarti membuatku untuk berhenti tanpa melangkah. Sedikit kesadaran yang Alhamdulillah masih ada dalam pikiranku yaitu "ini adalah kehendak-Nya dan kita harus menjalani", mungkin itu yang mampu ndorongku untuk hidup sampai sekarang ini.
Nah..., sekarang untuk apa kita hidup...??? untuk makankah, untuk minumkah, untuk bermainkah, untuk sekolahkah, untuk menyembah-Nya kah, untuk tidurkah, atau........ "hidup ya hidup". Kalo menurut saya pribadi sih, hidup ya untuk semuanya itu, hidup adalah untuk bersosialisasi, hidup untuk menyembah-Nya. Dan yang paling penting adalah hidup untuk supaya bermanfaat bagi kehidupan.
Mungkin disini saya hanya ingin menggaris bawahi atau lebih menekankan pada poin terakhir yang saya sebutkan di atas yaitu "hidup untuk bermanfaat bagi kehidupan" kehidupan orang banyak tentunya. Karena, apabila kita mencapai poin tersebut pasti kedamaian sejati akan kita raih. Namun apakah aku, kalian bisa hidup untuk bermanfaat bagi kehidupan...???